You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
TPS di Jalan Meruya Utara Belum Ditutup
photo Doc - Beritajakarta.id

TPS Meruya Utara Harus Segera Tutup

Walikota Jakarta Barat, Anas Effendi meminta Suku Dinas Kebersihan Jakarta Barat menutup Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di Jalan Meruya Utara, Kembangan. Keberadaan TPS tersebut sangat mengganggu lingkungan karena tumpukan sampahnya membuat  kawasan Meruya Utara terlihat kumuh.

Saya sudah dua kali lihat lokasi tersebut. Nanti akan saya koordinasikan dengan Sudin Kebersihan untuk segera merealisasikan pemindahan TPS itu

“Saya sudah dua kali lihat lokasi tersebut. Nanti akan saya koordinasikan dengan Sudin Kebersihan untuk segera merealisasikan pemindahan TPS itu,” kata Anas, Sabtu (20/6).

Anas mengaku sudah meminta agar paling lambat akhir Mei, TPS Jalan Meruya Utara itu harus ditutup. Sebab, TPS yang berlokasi di pinggir jalan tol itu dinilai telah membuat kumuh lingkungan sekitarnya.

Warga Masih Buang Sampah di TPS Kelapadua Wetan

Dihubungi terpisah, Lurah Meruya Utara, Pangestu Aji menuturkan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi agar warga tidak lagi membuang sampah di TPS tersebut.

“Intinya kami sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat tidak boleh membuang sampah di sana karena TPS akan ditutup. Untuk penutupannya sendiri kami masih menunggu undangan dari Sudin terkait,” jelas Pangestu.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye12279 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11292 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Petugas Berhasil Evakuasi Jenazah di Kali Ciliwung

    access_time08-10-2026 remove_red_eye6757 personNurito
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye3620 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

    access_time06-10-2026 remove_red_eye1702 personFolmer